Off-air #8 — LapakGaming Battle Arena
Off-air pertama Erine setelah satu tahun perjalanan di JKT48. Di Balai Kartini, Cavallery hadir kembali—mengiringi langkah barunya dengan kehangatan yang familiar.

Fanbase of Catherina Vallencia


Tahun kedua berjalan seperti sebuah cerita yang tumbuh perlahan—tenang, sabar, tapi penuh makna di tiap halamannya.
Ada hari yang terasa berat, ada langkah yang sempat goyah, dan ada momen yang menuntut kita untuk menata ulang arah. Namun di setiap lika-liku itu, Cavallery tetap menemukan caranya untuk berdiri kembali—karena ada hati yang tetap tinggal, dan tangan yang tetap saling menggenggam.
Dari warna yang kalian hadirkan, dari dukungan yang tak pernah putus, dan dari cahaya yang Erine bawa di setiap panggungnya, perjalanan ini terus bergerak maju.
Di sepanjang tahun kedua ini, setiap langkah menorehkan cerita yang berbeda. Ada momen yang menenangkan, ada yang penuh warna, dan ada yang menguatkan perjalanan kita sebagai komunitas.
Berikut adalah jejak-jejak itu—fragmen kecil yang, ketika dirangkai, membentuk satu tahun penuh makna bagi Cavallery.
Tahun kedua Cavallery juga berjalan melalui panggung-panggung di luar teater—tempat di mana Erine memperluas langkahnya, dan Cavallery memilih untuk hadir di beberapa di antaranya. Berikut adalah off-air Erine yang disertai kehadiran Cavallery, lengkap dengan langkah keberapa di perjalanan panggungnya.
Off-air pertama Erine setelah satu tahun perjalanan di JKT48. Di Balai Kartini, Cavallery hadir kembali—mengiringi langkah barunya dengan kehangatan yang familiar.
Di IGF, ICE BSD Hall 3A, Erine tampil di panggung off-air kesembilannya. Momen ini bertepatan dengan hari Jumat—#DiesVenErine—yang membuat kehadiran Cavallery terasa semakin istimewa dan penuh keceriaan.
Pada off-air ke-16, Cavallery datang ramai-ramai ke Bung’s Market, meski cuaca diguyur hujan. Tetapi justru di bawah rintik itu, hangatnya kebersamaan terasa paling jelas—menghadirkan cerita kecil bahwa dukungan bisa hidup di mana saja, bahkan di tengah cuaca yang tak bersahabat.
Di langkah off-air ke-19, Cavallery ikut meramaikan keseruan Big Bounce Indonesia di PIK Community Park. Acara penuh energi ini menjadi warna cerah dalam perjalanan tahun kedua—ringan, riuh, dan penuh tawa.
Off-air ke-21 menjadi momen spesial—datang hanya tiga hari setelah Erine merayakan ulang tahunnya yang ke-18 pada 21 Agustus. Cavallery ikut hadir di Palembang, membuktikan bahwa dukungan bisa melangkah sejauh apa pun Erine berada, bahkan di awal perjalanannya yang baru.
Di luar teater dan off-air, tahun kedua Cavallery juga berjalan di tengah panggung-panggung besar JKT48. Dalam gemerlap lampu panggung, Erine hadir dengan kejutan-kejutan yang membuat setiap penonton terpikat—membawa ciri khasnya yang ceria, percaya diri, dan penuh daya tarik. Cavallery pun ikut hadir di antara keramaian itu, menyaksikan bagaimana setiap langkahnya semakin mantap dan semakin memikat.
Di konser ulang tahun JKT48 yang ke-13, Cavallery hadir menyaksikan Erine berdiri di salah satu panggung terbesar tahun itu. Wonderland tidak hanya menghadirkan cerita megah dan penuh imajinasi, tetapi juga menjadi malam penting ketika pengumuman Sousenkyo disampaikan.
Di penghujung acara, kerja keras dan dukungan yang telah dikumpulkan bersama berbuah hasil yang luar biasa: Erine berhasil meraih posisi ke-18 dengan total 37.957 suara.
Di festival MnG ini, Cavallery kembali dipertemukan dengan Erine dalam ruang yang lebih dekat dan hangat. Untuk pertama kalinya, Erine membawakan “Bibir Yang Telah Dicuri” secara langsung.
Interaksi singkat hari itu menyimpan cerita kecil yang akan selalu dikenang.
Pada konser penuh energi ini, Erine mendapatkan momen spesial sebagai backdancer yang menemani Kak Feni Fitriyanti dalam membawakan Dear J!
Dalam suasana penuh kebersamaan, Erine dan anggota generasi 12 lainnya menerima pengumuman penting: mereka akan resmi menjadi member inti pada Januari 2025 mendatang.
Cavallery hadir menyaksikan langkah besar ini—sebuah bab baru yang menandai perjalanan Erine menuju jenjang berikutnya di JKT48.
Di antara panggung-panggung besar, Cavallery juga tumbuh melalui hari-hari kecil—pertemuan sederhana, kegiatan spontan, dan momen hangat yang membentuk fondasi komunitas ini.
Minsoc Gen 12 menjadi kegiatan pembuka tahun—funmatch antar fanbase yang penuh energi dan keakraban.
Cavallery hadir berbagi tawa, bermain bersama, dan mempererat silaturahmi dengan fanbase lain.
Cavallery dan Olinever berkumpul dengan semangat penuh energi—yell kompak, suasana kompetitif tetapi hangat.
Tawa dan foto bersama membuat Fun Match ini menjadi kenangan manis.
Nobar MV mempertemukan banyak fanbase di suasana hangat.
Kebersamaan sederhana ini menjadi salah satu highlight manis tahun kedua.
#BukbeRine menjadi momen hangat di bulan Ramadan.
Dari makan bareng hingga canda ringan, suasana sederhana ini mempererat hubungan antar anggota.
Kegiatan olahraga ringan penuh tawa dan kebersamaan.
#BugaRine menjadi momen sederhana namun penuh kehangatan.
#Mabarine Roblox menghadirkan keseruan bersama fans dan followers.
Dari ekspedisi Antartika hingga balapan riuh penuh canda, momen ini menunjukkan bahwa kebersamaan tumbuh bahkan dari game virtual.
Usia ke-18 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Erine—bab baru yang penuh harapan, kedewasaan, dan langkah yang semakin mantap. Perayaan ini berlangsung dalam rangkaian momen online dan offline yang saling menyambung, menjadikan Etherland sebagai ruang di mana cahaya barunya disambut bersama.
Usia ke-18 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Erine: bab baru yang penuh harapan, kedewasaan, dan langkah yang semakin mantap.
Cavallery merayakan momen ini dengan penuh kehangatan, menghadirkan ucapan, kejutan kecil, hingga perayaan bersama untuk menyambut usia barunya. Setiap detail bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi wujud rasa sayang dan dukungan yang tumbuh dari waktu ke waktu.
Inilah momen ketika Cavallery kembali menyampaikan harapan terbaik untuk perjalanan Erine — memasuki dunia yang lebih luas dengan hati yang semakin kuat.
Pada seminggu menjelang ulang tahunnya yang ke-18, Cavallery merilis rangkaian countdown bertema Etherland — sebuah dunia tenang yang menggambarkan perjalanan batin Erine menuju cahaya pilihannya.
Setiap hari, satu bagian cerita diungkapkan: catatan baru yang muncul di cermin, simbol-simbol kecil yang berubah, dan pesan-pesan yang menandai perkembangan perasaannya. Setiap detail menjadi fragmen dari perjalanan Erine dalam mengenali dirinya dan memilih untuk tetap kuat.
Countdown ini bukan sekadar hitung mundur, tetapi kisah kecil yang dipublikasikan harian, membangun suasana yang semakin hangat menjelang tanggal 21.
Pada 21 Agustus, Etherland muncul di tengah kota. Melalui videotron besar di Ratu Plaza, dunia yang selama seminggu hadir dalam cerita countdown kini bersinar di dunia nyata — hadir untuk siapa pun yang melihatnya.
Awan lembut dan cahaya ungu memenuhi layar, membawa tema “Erine In Etherland”. Di momen ini, dukungan Cavallery bukan hanya cerita dalam postingan, tapi cahaya yang benar-benar menyala di Jakarta.
Pendukung berkumpul pada sesi foto bersama, menjadikan perayaan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga hangat dan nyata — jejak kasih yang menyambut usia baru Erine.
Dalam cerita Etherland, lilin kecil itu menjadi awal cahaya. Dan ketika Cavallery berkumpul untuk merayakan ulang tahun ke-18 Erine, cahaya itu tumbuh menjadi hangatnya kebersamaan.
Di depan project offline, Cavallery berkumpul, berfoto, dan merayakan penutup Etherland bersama — sebuah simbol bahwa perjalanan batin yang diceritakan selama seminggu kini menemukan wujudnya di dunia nyata.
Malam itu, Etherland resmi ditutup, namun cahaya yang lahir dari kebersamaan tetap tinggal.
Jejak momen penting yang menandai perjalanan Erine di tahun kedua — terutama saat langkahnya berpindah ke setlist baru dan membuka bab berbeda.
Pada 24 Mei 2025, sebuah langkah penting tercatat dalam perjalanan Erine: debutnya di setlist Sambil Menggenggam Erat Tanganku — Te wo Tsunaginagara. Bagi Erine, ini adalah show ke-61 dalam kariernya — dan justru dari langkah ke-61 inilah, pintu menuju bab baru terbuka.
Shonichi ini bukan hanya tentang tampil pertama kali di setlist baru, tetapi tentang momen ketika keberanian, usaha, dan dukungan bertemu di satu panggung.
Melalui kolaborasi Cavallery, Nalania, Regilios, dan Grovy, lahirlah project “Empat Angin, Satu Langkah” — simbol bahwa empat dukungan berbeda dapat bertiup ke arah yang sama, mengiringi debut empat member generasi 12 di setlist yang baru.
Dari display bunga, freebies, hingga momen foto bersama, semuanya dirangkai sebagai bentuk apresiasi. Cavallery menjadi salah satu angin itu — setia berhembus, siap menjaga langkah Erine di awal chapter barunya.
Dua tahun bukan waktu yang singkat, tapi juga bukan akhir dari perjalanan. Hari ini, kita merayakan Cavallery yang tetap berdiri, dan Erine yang terus bersinar di setiap langkahnya. Dari setiap warna yang hadir, setiap dukungan yang tak pernah padam, dan setiap cerita yang kita rangkai bersama — perjalanan ini hidup karena kita memilih untuk tetap berada di sini.
Selamat dua tahun untuk kita. Selamat dua tahun untuk Erine. Mari membawa cahaya ini ke tahun berikutnya — lebih kuat, lebih hangat, dan lebih hidup dari sebelumnya.
— Sampai jumpa di chapter berikutnya.